Selasa, 21-November-2017 17:16
Kabar Berita 
Catatan Akhir Tahun
IPW: Pembakaran, Kekerasan Baru Terhadap Polisi
Selasa, 25-Desember-2012 03:02

Gepenta.com -Jakarta- Indonesia Police Watch (IPW) mencatat tindak kekerasan terhadap anggota Polri saat bertugas tahun ini meningkat dibandingkan 2011. Empat orang polisi menjadi korban pembakaran oleh warga, bahkan dua di antaranya tewas. Pembakaran merupakan bentuk kasus kekerasan baru terhadap anggota Polri.
"Di dalam tahun-tahun sebelumnya, aksi pembakaran terhadap polisi ini tidak pernah terjadi," ucap Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, seperti diterima detikcom dalam rilisnya, Minggu (23/12/2012).
Tindak pembakaran di antaranya terhadap dua anggota kepolisian terjadi pada tanggal 26 Februari 2012 pukul 20.30 WIB di Jl Glugur Rimbun Simpang Lonceng, Pancur Batu, Sumatera Utara. Pada saat itu korban hendak menangkap bandar togel namun malam diteriaki maling sehingga akhirnya dikeroyok warga dan bahkan dibakar hingga tewas berikut mobil yang dikendarainya.
"Dua anggota Polda Sumut tewas dibakar adalah Brigadir Ricardo Jefry Sitorus (24) dan Brigadir Cristian Markus Siregar (24). Saat itu korban bersama tiga rekannya hendak menangkap K bandar togel. Namun K berteriak maling hingga massa menghakimi dan membakar keduanya beserta mobil yang mereka gunakan. Kedua polisi tewas di tempat kejadian," papar Neta.
Neta juga mencatat kasus pembakaran lain yang menimpa Brigadir Wahyu dan Briptu M. Sianipar. Dua anggota Satlantas Polres Kantingan, Kalimantan Selatan, itu menjadi korban pembakaran yang dilakukan oleh MN (25), seorang pengojek yang merasa kesal karena terjaring razia dan dikenai tilang.
"Korban sedang bertugas di Pos Lantas Kerempangi, tiba-tiba disiram bensin oleh Mn yang kemudian menyulutnya dengan api hingga keduanya terbakar. Nyawa polisi itu bisa tertolong setelah warga membawanya ke RSUD Katingan," sambungnya.
Menurut Neta, dari 28 polisi yang tewas, 23 diantaranya adalah polisi jajaran bawah. Ironisnya mereka meninggal akibat dibunuh pelaku kriminal yang hendak ditangkap. 
"Untuk itu Polri harus segera introspeksi dan berbenah, melatih jajaran bawahnya dengan maksimal, membenahi psikologi dan stabilitas emosional personilnya serta meningkatkan kualitas pendidikan di SPN," ucap Neti.

Komentar(0 komentar)
Jumat, 06-April-2012 22:40
DAPATKAN BUKU
Pemerintah Indonesia mengkatagorikan narkoba sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime) sekaligus kejahatan transnasional...
Selasa, 25-Desember-2012 02:48
Tabloid Dwi Mingguan
Tabloid Suara Gepenta News terbit Dwimingguan. Mengungkap ragam informasi tentang Narkoba, Tawuran dan Anarkis. 
Polling
Apakah anda setuju jika korban pengguna narkoba yang tertangkap tidak dipenjara, tetapi langsung ditempatkan di tempat rehabilitasi
Setuju
Tidak Setuju
Tidak tahu

Agenda Kegiatan
PrefNovember 2017Next
MngSenSelRabKamJumSab
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
Aktifkan NSP/RBT GEPENTA
"Haramkan Narkoba Cegah Tawuran Anarkis"
Oleh: GEPENTA Trio

Ketik:
RING ON 1310572
Kirim: 1212

Ketik:
RING ON 0310572
Kirim: 1212

Mentari, Matrix, Star One
Ketik:
SET 1902018
Kirim: 808

M3
Ketik:
SET 190201899
Kirim: 808

Ketik:
RING 0310572
Kirim: 888

Ketik:
10108667
Kirim: 1818
DAPATKAN KEMBALI: Buku "Globalisasi Peredaran Narkoba dan Penanggulangannya di Indonesia" Karya Brigjen Pol (Purn) Dr. Drs. Parasian Simanungkalit, SH, MH. Tersedia di Kantor DPN Gepenta atau bisa menghubungi layanan 081284390974. Harga Rp.60.000 (Belum termasuk ongkos kirim)