Selasa, 21-November-2017 17:17
Kabar Berita 
Kapolda Jateng Pidanakan Perwira Polisi Pengguna Narkoba
Kamis, 28-Februari-2013 17:40

Gepenta.com -Semarang- Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Didiek Sutomo Triwidodo mengatakan, akan mempidanakan anggota Denma Polda Jateng, Iptu HPW, yang ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional membawa sabu,
"Memang terbukti (membawa sabu, red) sehingga tidak ada alasan untuk tidak diteruskan penanganannya oleh Dirnarkoba Polda Jateng dan akan dikenai pidana umum," kata Kapolda usai upacara serah terima jabatan sejumlah perwira menengah di jajaran Polda Jateng di Semarang, Kamis, (28//20132).
Kapolda mengungkapkan, Iptu HPW yang sudah mengalami ketergantungan narkoba jenis sabu sebenarnya akan dibawa ke tempat rehabilitasi di Lido, Jawa Barat, namun keluarga dan yang bersangkutan menolak. Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Didiek Sutomo Triwidodo mengatakan, akan mempidanakan anggota Denma Polda Jateng, Iptu HPW, yang ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional membawa sabu,
"Dia itu sedang dalam perawatan dan ditaruh di Propam untuk dilakukan pembinaan dan pengawasan tapi kok bisa lolos," ujarnya.
Seperti diwartakan, petugas gabungan Badan Narkotika Nasional dan BNNP Jateng menangkap Iptu HPW dan GS usai mengambil sabu seberat 1 gram yang ditempel di sebuah pohon di Jalan Karangwulan Timur pada Senin (25/2) sekitar pukul 18.30 WIB.
Petugas gabungan kemudian menggeledah rumah kontrakan Iptu HPW di Jalan Telaga Bodas Semarang dan menemukan barang bukti berupa bong serta pipet, dan mengamankan perempuan bernama Ui alias I.
Beberapa jam setelah itu, petugas gabungan menangkap dua kurir yang mengantarkan sabu, yakni AS dan S di tempat indekosnya di Jalan Peterongan Timur Semarang.
Hasil tes urine yang dilakukan terhadap Iptu HPW, G, A, S, dan Ui, terbukti positif memakai narkotika jenis sabu dan ekstasi.
Dari hasil pengembangan diperoleh informasi bahwa peredaran sabu tersebut dikendalikan oleh tiga napi di Lapas Kedungpane yang kemudian ditangkap yakni Yohanes (napi narkoba yang akan bebas 20 Maret 2013, red), S, dan A.
Barang bukti yang diamankan dari para pelaku penyalahgunaan narkoba tersebut berupa 1 gram sabu, alat hisap sabu, lima pil ekstasi, kartu ATM, alat e-banking, dan beberapa telepon seluler berbagai merek.
Terkait dengan penetapan status tersangka bagi para pelaku penyalahgunaan narkoba, Kepala BNNP Jateng Kombes Pol Soetarmono menjelaskan bahwa hal itu akan dilakukan setelah melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.
"Penetapan tersangka akan dilakukan pemeriksaan selama 3x24 jam yang dapat diperpanjang maksimal 6x24 jam," katanya.(zns)

Komentar(0 komentar)
Jumat, 06-April-2012 22:40
DAPATKAN BUKU
Pemerintah Indonesia mengkatagorikan narkoba sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime) sekaligus kejahatan transnasional...
Selasa, 25-Desember-2012 02:48
Tabloid Dwi Mingguan
Tabloid Suara Gepenta News terbit Dwimingguan. Mengungkap ragam informasi tentang Narkoba, Tawuran dan Anarkis. 
Polling
Apakah anda setuju jika korban pengguna narkoba yang tertangkap tidak dipenjara, tetapi langsung ditempatkan di tempat rehabilitasi
Setuju
Tidak Setuju
Tidak tahu

Agenda Kegiatan
PrefNovember 2017Next
MngSenSelRabKamJumSab
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
Aktifkan NSP/RBT GEPENTA
"Haramkan Narkoba Cegah Tawuran Anarkis"
Oleh: GEPENTA Trio

Ketik:
RING ON 1310572
Kirim: 1212

Ketik:
RING ON 0310572
Kirim: 1212

Mentari, Matrix, Star One
Ketik:
SET 1902018
Kirim: 808

M3
Ketik:
SET 190201899
Kirim: 808

Ketik:
RING 0310572
Kirim: 888

Ketik:
10108667
Kirim: 1818
DAPATKAN KEMBALI: Buku "Globalisasi Peredaran Narkoba dan Penanggulangannya di Indonesia" Karya Brigjen Pol (Purn) Dr. Drs. Parasian Simanungkalit, SH, MH. Tersedia di Kantor DPN Gepenta atau bisa menghubungi layanan 081284390974. Harga Rp.60.000 (Belum termasuk ongkos kirim)