Selasa, 21-November-2017 17:17
Kabar Berita 
Koalisi Anti Rokok Soroti Raperda KTR "Mogok
Sabtu, 01-Juni-2013 07:29

Gepenta.com-Jakarta- Koalisi Anti Rokok Indramayu (KARI) menyayangkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang kawasan tanpa rokok (KTR) yang berhenti di tengah jalan. Meski demikian, KARI tetap mengajak semua lapisan masyarakat untuk berhenti merokok melalui aksi damai bertepatan dengan Hari Tanpa Tembakau Sedunia pada 31 Mei nanti. 
Ketua KARI, Ahmad Syaiful Bahri mengatakan, masih banyak ditemukan perilaku masyarakat merokok disembarang tempat yang mengundang keprihatinan. Terlebih dengan terhentinya pembahasan Raperda KTR. Hal ini didasarkan atas temuan perilaku merokok di tempat-tempat umum, seperti kantor, sekolah, kampus, bahkan puskesmas maupun rumah sakit. 
"Padahal sesuai amanat Undang-undang Nomor 36 tentang Kesehatan pada Pasal 115 ayat 1 disebutkan bahwa fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja, dan tempat umum lain yang telah ditetapkan, merupakan kawasan tanpa rokok," jelas Ahmad Syaeful Bahri kepada CITO. 
Dari temuan tersebut menunjukan, bahwa para perokok masih tidak memperdulikan kualitas udara yang bersih dan sehat, tentunya berdampak mengganggu orang lain akibat menghirup asap rokok orang lain (AROL). 
Oleh karena itu, dinilainya sangat penting untuk melakukan gerakan penyadaran dan perubahan akan bahaya dan resiko merokok di kalangan perokok sendiri. 
"Hal itu menjadi landasan puncak acara Hari Tanpa Tembakau sedunia 2013 pada 31 Mei nanti, kami mengajak para perokok untuk berhenti merokok," ungkapnya didampingi Ketua Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT) Indramayu, Soimalia Mahar.
Rencananya, aksi yang akan dilaksanakan nanti dikemas dalam sosialisasi mendatangi perkantoran untuk mengajak agar tidak merokok pada hari H peringatan dengan melibatkan sejumlah elemenn termasuk kalangan pelajar dan mahasiswa yang dianggapnya perlu diberikan pemahaman bahaya merokok sekaligus pencegahannya. 
“Pelajar dan mahasiswa akan kita libatkan untuk mengkampanyekan bahaya merokok,” kata dia.
Dari kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Kesehatan semestinya harus lebih peduli terhadap bahaya rokok dan permasalahannya. (crb)

Komentar(0 komentar)
Jumat, 06-April-2012 22:40
DAPATKAN BUKU
Pemerintah Indonesia mengkatagorikan narkoba sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime) sekaligus kejahatan transnasional...
Selasa, 25-Desember-2012 02:48
Tabloid Dwi Mingguan
Tabloid Suara Gepenta News terbit Dwimingguan. Mengungkap ragam informasi tentang Narkoba, Tawuran dan Anarkis. 
Polling
Apakah anda setuju jika korban pengguna narkoba yang tertangkap tidak dipenjara, tetapi langsung ditempatkan di tempat rehabilitasi
Setuju
Tidak Setuju
Tidak tahu

Agenda Kegiatan
PrefNovember 2017Next
MngSenSelRabKamJumSab
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
Aktifkan NSP/RBT GEPENTA
"Haramkan Narkoba Cegah Tawuran Anarkis"
Oleh: GEPENTA Trio

Ketik:
RING ON 1310572
Kirim: 1212

Ketik:
RING ON 0310572
Kirim: 1212

Mentari, Matrix, Star One
Ketik:
SET 1902018
Kirim: 808

M3
Ketik:
SET 190201899
Kirim: 808

Ketik:
RING 0310572
Kirim: 888

Ketik:
10108667
Kirim: 1818
DAPATKAN KEMBALI: Buku "Globalisasi Peredaran Narkoba dan Penanggulangannya di Indonesia" Karya Brigjen Pol (Purn) Dr. Drs. Parasian Simanungkalit, SH, MH. Tersedia di Kantor DPN Gepenta atau bisa menghubungi layanan 081284390974. Harga Rp.60.000 (Belum termasuk ongkos kirim)